Gagal Total di Turnamen Eropa, ‘Borok’ Ganda Putra Malaysia Dibongkar Rexy Mainaky
INDOSPORT.COM – Ganda putra Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, mendapatkan kritikan keras dari kepala pelatih Rexy Mainaky, usai gagal total selama turnamen Eropa.
Sabtu (26/03/22), Soh Wooi Yik/Aaron Chia dihajar Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto di babak semifinal. Aaron/Soh kalah dalam rubber game yang berakhir dengan skor 22-20, 13-21, 21-8.
Hasil tersebut bisa dibilang mengejutkan. Pasalnya wakil Malaysia yang menyandang status sebagai unggulan kedua itu keok di tangan ganda putra unggulan keempat yang secara rekor pertemuan pun mereka menang telak.
Alhasil, langkah Soh Wooi Yik/Aaron Chia di Swiss Open 2022 harus terhenti. Impian untuk mewujudkan All-Malaysian final pun harus kandas di tengah jalan.
Kekalahan Aaron/Soh melawan Fajar/Rian ini adalah yang pertama dalam empat pertemuan. Mereka telah mengalahkan Fajar/Rian di semua pertermuan terakhir pada tahun 2019, di Malaysia Masters, All England, dan China Open
Direktur kepelatihan ganda putra Malaysia, Rexy Mainaky, mengungkapkan penyebab pasangan peringkat delapan dunia tersebut terus menerus gagal untuk memenangkan gelar Open pertama mereka.
1. Rexy Mainaky Bongkar Kelemahan Aaron Chia/Soh Wooi Yik
“(Permainan) Aaron/Wooi Yik masih berjalan di tempat (monoton) sementara ini dan setiap pemain sekarang telah membaca permainan mereka dengan baik," ungkap Rexy Mainaky dilansir dari The Star.
"Mereka tahu cara bermain melawan mereka, tetapi kami pasti bisa mengatasinya,” sambungnya.
Lebih lanjut, legenda bulutangkis Indonesia tersebut akan bekerja bersama timnya untuk mencari cara memperbanyak variasi pada permainan peraih medali perunggu Olimpiade Tokyo itu.
“Mereka perlu bekerja lebih keras dalam permainan mereka untuk meningkatkan kinerja mereka secara keseluruhan,” sambung Rexy.
Ini merupakan kekalahan kedua Aaron/Wooi di Eropa setelah mereka kalah dari pasangan China, He Jiting/Tan Qiang di babak kedua All England.
Sebelumnya, andalan Malaysia tersebut juga terpaksa mundur dari German Open lataran Soh Wooi Yik dinyatakan positif COVID-19.
Malaysia sejatinya juga meloloskan ganda putra lainnya, yakni Goh Sze Fei/Nur Izzudin Rumsani, ke babak final Swiss Open. Sayang, mereka juga kalah dari Fajar/Rian dengan skor 18-21, 19-21, Minggu (27/03/22). Hasil ini membuat Fajar/Rian keluar sebagai juara Swiss Open.
Bukan hanya itu saja, Malaysia dipastikan tanpa gelar juara di Swiss Open meski sempat mengirimkan delapan wakilnya, yang juga terbanyak, di babak perempat final turnamen ini.
Pasangan ganda campuran peringkat 13 dunia, Goh Soon Huat/Shevon Lai Jemie juga mengalami nasib yang sama di partai final turnamen Super 300 Series.
Goh/Shevon menelan kekalahan dramatis dari pasangan asal Jerman, Mark Lamsfuss/Isabel Lohau dalam permainan tiga set yang berkesudahan skor 21-12, 18-21, 21-17.
2. Ganda Malaysia Curhat Usai Dikalahkan Fajar/Rian di Swiss Open
Usai dikalahkan Fajar/Rian di Swiss Open 2022, Soh Wooi Yik kemudian mencurahkan isi hatinya alam sebuah postingan di media sosial Instagram.
Soh Wooi Yik merasa jika kekuatannya berkurang drastis usai dirinya terpapar Covid-19. Hingga saat ini, Soh masih berusaha menemukan performa terbaiknya.
“Sejak muda saya berada di industri ini dan terkadang saya berpikir saya terlalu berpikir berlebihan, terkadang saya merasa cemas, dan terkadang saya kehilangan arah,” tulis Soh.
“Saya merasakan semua kekuatan yang ada di tubuh saya hilang begitu saja setelah virus dan saya tahu itu bisa menjadi masalah besar dalam perjalanan ini,” sambungnya lagi.
Baca selengkapnya: Curahan Hati Ganda Putra Malaysia Usai Dihajar Fajar/Rian di Swiss Open 2022