Lanny/Ribka Digeprek ‘Tembok China’ dan Tersingkir dari Kejuaraan Dunia 2023

Dengan tersingkirnya Lanny Tria Mayasari/Ribka Sugiarto, maka berkurang sudah peluang Indonesia mengamankan medali Kejuaraan Dunia 2023 dari sektor ganda putri.
Kini tim Merah Putih hanya memiliki dua wakil yang baru akan bertanding hari ini. Salah satunya, pasangan Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti.
Ganda putri peringkat 12 di ranking BWF tersebut dijadwalkan akan menghadapi lawan yang terbilang mudah, yakni pasangan Belanda, Debora Jille/Cheryl Seinen.
Jika mampu melewati tantangan tersebut, Apriyani/Fadia akan berpeluang menghadapi unggulan kedua dari Korea Selatan, yakni Baek Ha-na/Lee So-hee.
Sementara pasangan lainnya yakni Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi yang akan menghadapi Margot Lambert/Anne Tran dari Prancis.
Langkah Febriana/Amalia juga sama beratnya. Mereka berpeluang menghadapi wakil Thailand Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai jika lolos ke babak kedua.
Setelah gagal melaju jauh di Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2023, Lanny Tria Mayasari/Ribka Sugiarto akan mengalihkan fokus ke turnamen Indonesia Masters Super 100 2023.
Kompetisi bulutangkis Indonesia Masters I 2023, yang berlangsung pada 5-10 September 2023 di GOR Pancing, Deli Serdang, Sumatera Utara.
Lanny/Ribka tentu ingin meraih hasil terbaik yakni sebagai juara di ajang bergengsi ini. Ribka sendiri mengatakan bahwa target tersebut tak dipandangnya sebagai beban.
"Kita nggak mau membebani diri sendiri. Tapi, saya ingin juara sama Lanny, ingin membuktikan yang terbaik," ucap Ribka Sugiarto, dilansir dari Djarum Badminton.