Kevin Sanjaya ke Bos RRQ: Gue Pindah Aja Deh ke Pro Player eSports
INDOSPORT.COM - Pemain bulutangkis ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya, sangat kecewa berat pasca tim Merah Putih dipaksa mundur dari All England 2021.
Kevin Sanjaya kemudian mengunggah foto lambang BWF di Instagram dan memberikan keterangan kalau Federasi Bulu Tangkis Dunia itu harus bertanggung jawab.
Banyak warganet yang kemudian meramaikan kolom komentar di postingan tersebut termasuk CEO Team Rex Regum Qeon (RRQ), Andrian Pauline. Ia memberikan dukungan kepada Kevin Sanjaya dengan memberikan komentar "tetap kuat bro".
Kevin Sanjaya pun kemudian merespon komentar dari Andrian Pauline. Tak disangka, karena saking kecewanya kepada BWF, pemain bulutangkis berusia 25 tahun itu ingin pindah menjadi atlet eSports.
"Makasih pak boss, gue pindah cabang aja deh jadi pro player eSports," tulis Kevin Sanjaya.
Kasus tim Indonesia yang dipaksa mundur dari All England memang sedang menjadi perbincangan hangat sejumlah media luar dan lokal. Banyak kalangan yang mengecam sikap tidak adil dari BWF tersebut.
Tim bulutangkis Indonesia terpaksa menarik mundur semua pemain setelah menerima pemberitahuan untuk melakukan isolasi mandiri selama 10 hari di Inggris.
Pemberitahuan itu datang karena adanya satu penumpang yang positif terpapar virus Corona di pesawat yang ditumpangi Kevin Sanjaya dkk dalam perjalanan ke Inggris.
Hal itu membuat tim Indonesia tidak bisa lagi mengikuti ajang All England 2021, meskipun hasil PCR Test dan Swab Test mereka sebelumnya dinyatakan negatif.
1. BWF Meminta Maaf
Dalam pernyataan resmi, BWF dan Badminton England langsung memberikan klarifikasi dan meminta maaf atas kejadian yang menimpa tim Indonesia. Ia mengaku sudah berupaya keras namun keputusan dari pemerintah Inggris tidak bisa diganggu gugat.
"Kami berupaya keras agar tim Indonesia dan pemain lainnya diberi pengecualian dan mencari jalan lain agar bisa tetap berpartisipasi dalam turnamen," tulis BWF.
"Namun, pemerintah Inggris memutuskan untuk mengutamakan dan mementingkan menjaga rakyat Inggris terhadap wabah Virus Corona dan keputusan ini sudah akhir dan tidak dapat diganggu gugat,"
"BWF dan Badminton England melakukan kontak dengan para pemain yang terkena dampak ini dan berkomitmen untuk mendukung semua pemain dalam masa isolasi mandiri mereka," imbuhnya.