Marcus Gideon Putar Haluan Jadi Pelatih usai Nasib Debut Kevin/Rahmat Tak Jelas
INDOSPORT.COM – Bintang bulutangkis Indonesia, Marcus Gideon, tampak menjadi pelatih usai Kevin Sanjaya/Rahmat Hidayat tak jelas kapan debut.
Sebagai informasi, Marcus Gideon mengumumkan absen panjang dari turnamen bulutangkis karena dalam masa pemulihan pasca operasi karena cedera di bagian tumit.
Hal ini menyebabkan Kevin Sanjaya selaku pasangannya harus bertandem sementara dengan Rahmat Hidayat, sebagaimana diumumkan oleh pelatih ganda putra, Herry IP, beberapa waktu lalu.
Sayangnya, debut Kevin Sanjaya/Rahmat Hidayat masih abu-abu. Awalnya, mereka dijadwalkan tampil di Indonesia International Challenge dan Indonesia Masters 2023.
Namun, karena level turnamen yang tergolong kecil, Kevin/Rahmat memutuskan untuk absen di dua ajang bulutangkis tersebut.
Sementara itu, usai nasib Kevin Sanjaya/Rahmat Hidayat masih belum jelas. Marcus Gideon tampak telah kembali ke lapangan untuk berlatih bulutangkis.
Melansir dari unggahan di akun Instagram @gideonbadmintonacademy, Marcus tampak memberi arahan bak pelatih kepada pebulutangkis muda di klub bulutangkis miliknya.
“Ayo, siapa yang lebih sering nyolong serve. Simak ya kata (Marcus), kalau nyolong serve itu hanya variasi, jangan keseringan nyolong serve,” tulis akun tersebut.
"Ayo lebih banyak berlatih serve biar serve nya lebih bagus,” sambung akun @gideonbadmintonacademy dalam keterangan unggahannya.
Sementara itu, Badminton Lovers sangat menantikan comeback dari Marcus Gideon di turnamen bulutangkis bersama Kevin Sanjaya.
1. Marcus Bikin Rindu Badminton Lovers
Sebagai informasi, Marcus Gideon memang diterpa cedera panjang beberapa waktu lalu yang menyebabkan dirinya absen di turnamen bulutangkis.
Untuk menjaga performa tetap baik, Kevin Sanjaya akhirnya dipasangkan untuk sementara waktu dengan juniornya di PBSI yakni Rahmat Hidayat.
Kevin Sanjaya/Rahmat Hidayat sendiri dikabarkan akan turun di turnamen dengan level super 300 ke atas usai memutuskan mundur dari Indonesia IC dan Indonesia Masters.
"Jadi kita nyari poin yang level lebih tinggi, pengennya main di Super 300 atau 500," kata Rahmat Hidayat, saat ditemui di Pelatnas PBSI Cipayung, Rabu (09/08/23).
Hal ini turut dibenarkan pelatih ganda putra Indonesia, Aryono Miranat. Di mana fokus Kevin/Rahmat adalah turun di turnamen level 300 atau 500.
"Lagipula kalau main di sana pun kalau mereka masuk kan sayang juga poin nya kecil, kan itu kan di super 100 Dan challenge. Jadi kita fokuskan nanti di level yang super 300 dan 500," ujar Aryono.
Semenatara itu, tidak jelasnya debut Kevin Sanjaya/Rahmat Hidayat lantas membuat Badminton Lovers merindukan sosok Marcus Gideon, sebagaimana dalam kolom komentar unggahan @gideonbadmintonacademy.
“cepat sembuh yah koh, MD Indonesia lagi ketar-ketir,” @pea****.
“Sejak ngak ada Minions sepertinya badminton Ina lagi mati suri..sepi naik podium..kangen banget penampilan Minions yg dulu,” @jui****.
“Cepet sembuh koh , kangen liat kosinyo main di lapangan,” @nur****.