Winger lincah Persebaya Surabaya, Irfan Jaya mengaku senang mendapat panggilan dari Luis Milla untuk memperkuat Timnas Indonesia. Irfan bangga bisa dipanggil memperkuat Timnas, namun dirinya merasa grogi kala pertama kali berlatih bersama skuat Garuda.
Pemain berusia 21 tahun itu merupakan satu nama dari 21 nama pemain yang dipanggil mengikuti Training Centre (TC) bersama Timnas Indonesia asuhan Luis Milla. Irfan dipanggil mengikuti TC bersama 2 pemain baru lainnya, yakni Zalnando dan Rahmat Irianto.
Menurut Irfan, ia bangga bisa mendapat kepercayaan untuk mengikuti Training Centre (TC) Timnas Indonesia. Ini menjadi pengalaman pertamanya dalam mengikuti pemusatan latihan bersama skuat Garuda. Wajar jika dia kemudian merasa gugup.
"Ini suatu kebanggaan untuk saya, pengalaman yang luar biasa. Mungkin sedikit tegang karena ini kali pertama saya dipanggil untuk TC bersama timnas," ungkap Irfan Jaya kepada awak media.
- Ditinggal Jawa Pos, Persebaya 'Pede' Soal Sponsor Anyar Musim Ini?
- Berburu Hingga Argentina, Ini Bocoran Calon Pemain Anyar Persebaya
- Jelang Laga Liga 1 2018, Jawa Pos Malah Resmi 'Ceraikan' Persebaya?
- Jadi Pelatih Baru Persebaya U-19, Bejo Sugiantoro Bidik Pemain dari Klub Internal
- Legenda Persebaya Tegaskan Tidak Ada Pemain Titipan di Skuat Bajul Ijo
Selain menjadi kali pertama mengikuti latihan bersama Timnas, Irfan mengaku sedikit canggung karena berlatih bersama para idolanya. Namun, seiring berjalannya waktu, ia mulai bisa mengikuti program dan arahan dari Luis Milla.
"Mungkin agak grogi karena baru juga. Apalagi saya latihan bersama para bintang yang juga idola saya," beber pemain asal Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan itu.