INDOSPORT.COM - Wasit asal Turki, Cuneyt Cakir nampaknya kini dibenci oleh duo Manchester dan dikagumi oleh fans Liverpool. Berikut alasannya.
Dalam sebuah pertandingan sepak bola, apalagi sudah masuk ranah kompetisi elite seperti Liga Champions, tentu dipimpin oleh seorang wasit, yang sudah memiliki lisensi tertentu memimpin laga.
Meski sudah memiliki lisensi sebagai bukti kredibilitasnya sebagai seorang pengadil di lapangan hijau, ternyata masih ada beberapa wasit yang kontroversial.
Bahkan wasit tak jarang menjadi kambing hitam dan bulan-bulanan para fans saat klubnya menelan kekalahan. Seperti yang dilakukan oleh fans Manchester City di babak perempatfinal Liga Champions lalu.
Wasit yang menjadi bulan-bulanan para fans Manchester City adalah Cuneyt Cakir. Yang memimpin pertandingan leg kedua perempatfinal Liga Champions 2018/19 antara Manchester City vs Tottenham, April lalu.
Manchester City sebenarnya berhasil mengantongi kemenangan 4-3 di leg kedua pada Kamis (18/04/19) dini hari. Namun sayangnya, kekalahan 0-1 di leg pertama membuat mereka harus tersingkir di ajang ini.
Bahkan pelatih Pep Guardiola sedikit mempermasalahkan keputusan Cakir mengesahkan gol terakhir Tottenham yang dicetak oleh Fernando Llorente. Menurutnya, bola lebih dulu mengenai tangan sang striker.
Manchester United juga Merugi karena Cuneyt Cakir
Tak hanya Si Biru Langit, Cuneyt Cakir juga pernah membuat Manchester United tersingkir dari Liga Champions pada musim 2012/13. Momen itu berlangsung pada pertandingan babak 16 besar melawan Real Madrid.
Saat itu, wasit berusia 42 tahun tersebut membuat Manchester United bermain dengan 10 pemain setelah mengganjar Luis Nani dengan kartu merah. Alhasil, Setan Merah tumbang 1-2 di laga itu.
Dengan begitu, Cuneyt Cakir menjadi wasit yang paling dibenci oleh masyarakat Manchester. Karena sang pengadil lapangan ini tak begitu bersahabat ketika memimpin laga, khususnya di pertandingan Manchester City dan Manchester United.