3 Kehebatan Rasmus Hojlund yang Bikin Lini Depan Manchester United Mengerikan
Rasmus Hojlund adalah striker klasik yang punya perpaduan modern yakni kecepatan.
Itu sangat langka bagi seorang penyerang dengan tinggi badan mencapai 1,91 meter tetapi juga punya fisik lari yang kuat. Hal itu juga diaminkan oleh kapten Atalanta, Rafael Toloi.
“Hojlund adalah talenta hebat, kuat secara fisik dan dengan kecepatan tinggi. Dia memiliki semua yang dia butuhkan untuk menjadi hebat dan bekerja dengan pelatih yang tepat dan dengan tim yang tepat," ujarnya.
Selain cepat, Hojlund juga dianugerahi dengan kecerdasan untuk menghemat energinya di setiap pertandingan.
Kecerdasan itu berupa ia tahu betul kapan harus menghabiskan waktu untuk mengejar bola, dan kapan harus menunggu di depan gawang lawan.
Banyak pemain depan modern memiliki kecenderungan untuk berlari ke menjangkau area yang luas, tetapi pemain Denmark itu bertahan di tengah dan bekerja terus-menerus.
Sambil menyimpan sebagian besar tenaganya untuk menembak ke gawang. Dengan orang-orang di Manchester United yang dituntut untuk terus bergerak oleh Erik ten Hag.
Seperti Bruno Fernandes, Marcus Rashford, Mason Mount hingga Casemiro, Hojlund akan memiliki setiap kesempatan untuk mulai bekerja di Old Trafford. Ia sepertinya cocok untuk Liga Premier, dan memang United.
Naluri Gol Berbahaya
Pelatih Atalanta, Gian Piero Gasperini, sendiri menilai anak didiknya memiliki karakteristik yang sangat mirip dengan penyerang Manchester City, Erling Haaland.
“Dia sudah memikat hati saya sejak sesi latihan pertama. Saya belum pernah melihat begitu banyak striker sebagus Hojlund di usia 20 tahun. Dia tak cuma memiliki semangat, energi, intensitas, tetapi juga kualitas teknis yang luar biasa
Bahkan jika statistik Hojlund tertinggal dari angka Haaland, dia memiliki ketepatan yang sama dan naluri membunuh di kotrak penalti seperti halnya Haaland.
Dia melakukan debut bersama timnas Denmark pada Maret lalu melawan Finlandia, mencetak hat-trick di laga perdananya di kualifikasi Euro 2024 dalam kemenangan 3-0.
Beberapa hari kemudian, dia mencetak brace tetapi ia gagal memberikan kemenangan untuk negaranya, karena kalah dari Kazakhstan 2-3. Denmark nyaris tidak pernah mendapatkan lima gol sejak lama.
Di Bergamo, dia mencetak gol sejak di pertandingan awal liga. Tetapi dia membutuhkan lebih banyak waktu untuk memulai secara keseluruhan.
Striker Pembeda
Pasca membela timnas Denmark di Piala Dunia 2022, level permainan Hojlund naik level. Ia langsung mencetak delapan gol di tahun 2023.
Bahkan ketika dimasukkan dari bangku cadangan, tidak butuh waktu lama baginya untuk memberikan pengaruh. Berkat fisiknya, Anda dapat melibatkan dia dalam membangun permainan.
Dia juga bisa memulai serangan dengan sangat aktif saat menguasai bola. Hojlund, yang juga sejajar dengan Haaland, selalu bekerja tanpa lelah, dan terlihat sangat percaya diri dalam aksinya di kotak penalti lawan.
Banyak klub papan atas yang mencari striker nomor 9 klasik di musim panas ini, sehingga penyerang berusia 20 tahun itu bisa menjadi pilih tepat untuk Manchester United.