Hilangnya Riyandi dan 2 Penyebab Pertahanan Timnas U-19 'Hancur'
Timnas Indonesia U-19 harus mengakui keunggulan Vietnam pada laga ketiga Grup B Piala AFF U-18 2017 yang berlangsung di Stadion Thuwunna. Pada laga tersebut, Garuda Nusantara takluk dengan skor telak 0-3 dari Vietnam.
Padahal, Timnas U-19 begitu percaya diri mengawali pertandingan kontra Vietnam. Di menit-menit awal, Egy Maulana Vikri dan kawan-kawan terlihat sangat nyaman menguasai permainan dengan menerapkan umpan-umpan pendek.
Berhasil menguasai jalannya permainan di awal-awal laga, para pemain bertahan Timnas U-19 juga cekatan mengawal lini pertahanan. Performa kiper andalan Timnas U-19, Muhammad Riyandi juga patut diacungi jempol karena sangat sigap menangkal serangan-serangan pemain Vietnam.
Bahkan, Riyandi berhasil melakukan penyelamatan gemilang tepat di menit ke-35. Kiper kelahiran 3 Januari 2000 itu menepis bola hasil sepakan tendangan bebas pemain Vietnam dengan melakukan aksi penyelamatan terbang.
Sayangnya, setelah melakukan penyelamatan hebat, Riyandi justru terlihat mengalami cedera. Alhasil, Riyandi terpaksa harus ditarik keluar tepat di menit ke-39 dan langsung digantikan kiper Timnas U-19 lainnya, Aqil Savik.
Petaka pun datang bagi Timnas U-19 sesaat setelah Riyandi ditarik keluar. Vietnam langsung berhasil membobol gawang Garuda Nusantara sebanyak dua kali di penghujung babak pertama lewat aksi Le Van Nam (41’ dan 45’) dan satu gol lagi lewat aksi bui Hoang Viet Anh (86’).
- Di Bawah Kepemimpinan Indra Sjafri, Timnas Indonesia Pernah Cetak Gol 25-0!
- Bali United 'Spesial', tapi Lerby Eliandry Tegaskan Cinta Sejati untuk Borneo FC
- Timnas U-19 0-3 Vietnam: Garuda Muda Tidak Kreatif
- Statistik Babak I: Timnas U-19 Unggul Telak Atas Vietnam
- Penyelamatan 'Ajaib' Muhammad Riyandi sebelum Cedera Buat Warganet Kehilangan
- Timnas U-19 Tertinggal 0-2 oleh Vietnam di Babak Pertama
Tiga gol yang bersarang di gawang Timnas U-19 tersebut tak hanya disebabkan lantaran cederanya Riyandi sehingga kiper andalan Garuda Nusantara itu harus ditarik keluar. Namun, kendurnya fokus para pemain bertahan Timnas U-19 juga jadi penyebab.
Pasca ditarik keluarnya Riyandi, tampak betul para pemain bertahan Timnas U-19 jadi kurang percaya diri. Setidaknya dua faktor menegaskan hal itu. Pertama, para pemain bertahan Timnas U-19 tampak kehilangan fokus dan yang kedua bek-bek Timnas U-19 kalah duel di kotak penalti.
Dua penyebab itu terlihat saat Vietnam mencetak gol pertama mereka dan saat itu pula tampak tiga bek Timnas U-19 hanya menunggu di baseline dan tak terlalu bereaksi. Lalu, saat gol kedua dan ketiga, para pemain bertahan Garuda Nusantara terlihat kalah dalam duel udara.
Meski kalah, Timnas U-19 masih memiliki peluang untuk lolos ke babak semifinal. Pada laga terakhir, Garuda Nusantara akan menjalani laga penentuan menghadapi Brunei Darussalam. Come On You Garuda!