Pesepakbola yang Merenggang Nyawa di Lapangan Hijau Sepanjang Tahun Ini
Dua minggu ke depan kita akan segera berganti tahun. Kilas balik 2017, banyak hal yang terjadi pada kehidupan seputar sepakbola. Peristiwa demi peristiwa yang membuat kita terkejut, marah, senang, sedih, begitu melarutkan emosi.
- Gadis yang Munculkan Foto Choirul Huda di Laga Arsenal vs Everton Ternyata Seorang Aremania
- Mencengangkan, Seorang Tim Medis Penolong Choirul Huda Berwajah Mirip Sang Kiper!
- Sebelum Wafat, Ini 3 Permintaan Terakhir Kiper Legendaris Persela Choirul Huda
- Merinding, Langit Lamongan Pun Menangis Ketika Choirul Huda Meninggal
Pepatah bijak mengatakan, kita bisa menghindari nasib buruk, namun tak bisa menghindari kematian. 2017 juga diwarnai dengan kejadian para pesepakbola yang meninggalkan kita semua untuk selama-lamanya.
Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini INDOSPORT rangkum para pesepakbola yang menghembuskan nafas terakhir di 2017. Siapa saja mereka? Simak uraiannya berikut ini.
1. Choirul Huda
Penggemar sepakbola tanah air sangat berduka di pertengahan Oktober 2017. Seorang pesepakbola Indonesia menghembuskan nafas terakhirnya di rumah sakit. namun sebelum itu, dia terkena benturan keras yang menghajar rahang dan lehernya ketika menjamu Semen Padang di Liga 1 pekan ke-29. Dia lah Choirul Huda, kiper yang bermain untuk Persela Lamongan.
Ketika Huda meninggal, ternyata banyak fakta menarik dan bikin haru soal kiper berusia 37 tahun ini. Ternyata selama berkarir jadi pesepakbola, dia hanya membela satu klub saja yakni Persela Lamongan. Kematiannya juga menjadi sorotan dunia. Beberapa media asing mengulas soal Huda dan insiden benturan tersebut.
2. Cheick Tiote
Mantan gelandang Newcastle United asal Pantai Gading yakni Cheick Tiote meninggal dunia pada awal Mei lalu di China. Tiote meninggal dalam serangan jantung ketika tengah latihan bersama klubnya, Beijing Enterprises Group FC.
Meski sempat dilarikan ke rumah sakit namun nyawa Tiote tak tertolong. Kisah meninggalnya pesepakbola ini serupa tapi tak sama dengan peristiwa Choirul Huda.
3. Joel Lobanzo
Pemain U-19 klub Royal Antwerp asal Belgia juga merenggang nyawa di lapangan ketika berlatih bersama timnya, Joel Lobanzo dikabarkan tak sadarkan diri di lapangan. Remaja 17 tahun ini sempat dilarikan ke rumah sakit namun nyawanya tak tertolong.
Lobanzo menderita jantung sejak lama. Dalam latihan tersebut, mendadak jantungnya tak berfungsi normal. Dia diketahui memiliki penyakit Cardiac Arrest (Henti Jantung) yang bisa dipicu jika si penderita terlalu kelelahan.