PSSI Jelaskan Status Laga Keempat Liga 1 2021-2020, Dapat Lampu Hijau?
INDOSPORT.COM - Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, mengatakan bahwa pemerintah sudah memberikan lampu hijau supaya BRI Liga 1 2021-2022 dilanjutkan. Pihaknya kini tengah menunggu arahan terkait lokasi laga selanjutnya.
Setelah tiga laga pembuka Liga 1 2022 yang berjalan lancar, pemerintah dilaporkan cukup puas. Selanjutnya akan ditentukan daerah atau lokasi pertandingan berikutnya karena kompetisi digelar dengan format bubble to bubble atau berdasarkan zona hijau covid-19.
"Komunikasi kami dengan Deputi di Kemenko Marves, Kemenpora, Kemenkes, dan Kepala BNPB bahwa mereka mengapresiasi jalannya protokol kesehatan tiga pertandingan awal Liga 1 2021-2022," jelas Mochamad Iriawan, Selasa (31/8/21).
"Untuk laga terdekat mereka memberikan dukungan dan agar dilanjutkan. Terkait lokasi pertandingan tentu kami menunggu arahan dari pemerintah saja," imbuhnya.
Seperti diketahui, Liga 1 2021-2022 sudah memainkan tiga laga sejak Jumat (27/8/21) yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (Bali United vs Persik), Stadion Pakansari (Persipura vs Persita), serta Stadion Indomilk Arena (Bhayangkara FC vs Persiraja).
Sementara itu, Wakil Ketua Umum PSSI, Iwan Budianto; Sekjen PSSI, Yunus Nusi, dan Dirut PT LIB, Akhmad Hadian Lukita telah melakukan pertemuan dengan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Ganip Warsito, di Kantor BNPB, Jakarta, Senin (30/09/21).
1. Komitmen Prokes
PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) lantas melaporkan segala hal yang berkaitan dengan tiga pertandingan awal BRI Liga 1 2021-2022.
"Alhamdulillah tadi kami berdiskusi dan melaporkan kepada Kepala BNPB terkait perkembangan Liga 1 2021-2022. Beliau sangat mendukung bahkan antusias mengikuti pertandingan BRI Liga 1 2021-2022," kata Yunus Nusi.
"Kami berharap pertandingan keempat segera berjalan. Dengan dukungan dari BNPB, PSSI mengapresiasi dan berkomitmen untuk terus menjalankan kompetisi dengan protokol kesehatan yang ketat," tambahnya.
Liga 1 2021-2022 digelar dengan protokol kesehatan yang sangat ketat, tanpa penonton dan digelar dalam enam series (bubble-to-bubble) Seluruh pemain, ofisial, panpel, dan semua orang yang terlibat di stadion wajib vaksinasi.