Cium Logo Real Madrid, David Alaba Dibela Eks Bayern Munchen
INDOSPORT.COM - David Alaba mendapat pembelaan dari mantan rekannya di Bayern Munchen, Jerome Boateng, soal fotonya mencium lambang Real Madrid. Bagi Boateng hal tersebut biasa untuk seorang pemain yang baru diperkenalkan oleh klub anyarnya.
Cinta Alaba untuk Bayern yang membesarkan namanya di lapangan hijau menurut Boateng tidak akan luntur begitu saja. Terlebih hanya karena melakukan hal yang begitu lumrah dalam presentasi transfer sebuah kesebelasan.
Boateng sendiri meninggalkan Bayern di saat yang bersamaan dengan Alaba ketika kontrak keduanya di Allianz Arena usai. Kini bek berpaspor Jerman tersebut berlabuh ke Olympique Lyonnais untuk memulai petualangan baru di Ligue 1.
"Semua tahu apa arti Bayern bagi David. (Mencium logo Madrid) mungkin dilakukan atas arahan fotografer atau apapun itu," ujar Boateng pada Sport1.
"Aku jamin tidak ada niatan buruk saat melakukannya. Tidak ada yang perlu dibesar-besarkan. Bayern banyak berjasa untukku selama satu dekade terakhir tapi sekarang Lyon adalah rumahku,"
"Bagiku kini ini kesempatan untuk memulai lagi. Semoga saja aku bisa sukses di sini. Aku harap Lyon merasa beruntung nantinya karena sudah percaya padaku," tambah defender 33 tahun tersebut.
Orang yang pertama kali mempermasalahkan foto Alaba adalah presiden Bayern saat ini, Herbert Hainer. Di mata penerus Uli Hoeness tersebut itu bukanlah sikap yang pantas ditampakkan seorang pemain yang lama membela Die Roten.
1. Dididik Bayern
Alaba sendiri adalah salah satu produk akademi Bayern. Walau berasal dari Austria, pemain multiposisi tersebut sudah bermain di tim muda FC Hollwood sejak 2008 usai dipinang dari FK Austria Vienn.
Oleh manajer Louis van Gaal, Alaba kemudian diberi debut senior saat usianya masih 17 tahun setahun setelahnya. Usai menjalani peminjaman selama semusim penuh di TSG Hoffenheim pada 2010/2011, barulah ia dipromosikan sepenuhnya oleh Jupp Heynckes.
Walau sudah meraih 27 trofi selama lebih dari sepuluh tahun namun David Alaba rupanya tidak punya niatan menghabiskan sisa karier di Bayern Munchen. Maka dari itu di usia 29 tahun ia memilih untuk hijrah ke Madrid di mana ia diserahi nomor punggung 4 warisan Sergio Ramos.