Liga 1: Tantang PSIS, Arema FC Punya Misi Lebih Penting Ketimbang Skor
INDOSPORT.COM - Arema FC mengusung sejumlah misi saat menjamu PSIS Semarang, dalam laga uji coba di Stadion Kanjuruhan Malang, Minggu (22/5/22).
Ya, Tim Mahesa Jenar menjadi lawan tanding pertama pasca pembentukan Arema FC di musim baru. Kubu tuan rumah lantas mengusung sejumlah misi dengan tak terpaku pada skor akhir saja.
"Nanti itu laga persaudaraan, sekaligus mengobati kerinduan dengan suporter," ucap asisten pelatih Arema FC, Kuncoro, di sela-sela sesi latihan tim, Senin (16/5/22).
"Kami sudah lama tidak bertanding di depan suporter (Aremania), begitu pula sebaliknya," tambah eks gelandang Arema di era Galatama tersebut.
Lebih dari itu, Arema FC juga mengejar misi penting dari sisi teknis. Yaitu bagaimana melihat hasil dari rangkaian program latihan yang sudah berjalan selama dua pekan.
"Memang, beberapa pemain punya kualitas di tim saat ini. Tapi kan belum terlihat juga soal team work (kerja sama tim). Itu yang penting," beber Kuncoro.
Kendati demikian, Kuncoro tak begitu saja mengesampingkan hasil akhir laga uji coba kontra PSIS Semarang sebagai salah satu target tim.
Alasannya tentu saja karena poin itu juga penting, guna memberi efek psokologis tang positif, baik kepada tim maupun suporter yang sudah haus kemenangan.
"Skor akhir juga penting karena di pertandingan sepak bola itu setiap tim pasti ingin mendulang kemenangan," tandas Kuncoro.
1. Harga Tiket Masih Dikaji
Diketahui, Arema FC dan PSIS Semarang telah bersepakat menggelar laga uji coba dengan format kandang-tandang dalam rangka persiapan menatap Liga 1 2022-2023.
Kubu Singo Edan terlebih dulu bertanding di Malang, Minggu (22/5/22), sedangkan PSIS berlaku tuan rumah di Semarang pada 4 Juni mendatang.
Arema FC memastikan bahwa laga uji coba kontra PSIS bersifat terbuka untuk umum. Mereka mendapat kesempatan pertama di Stadion Kanjuruhan Malang, Minggu (22/5/22).
Namun, pihak Arema FC belum bisa memutuskan seketika perihal harga tiket kontra Tim Mahesa Jenar. Masih diperlukan kajian mendalam dengan panitia pelaksana (panpel), sekaligus menetapkan sejumlah syarat bagi suporter.
2. Kushedya Hari Yudo Cedera Lagi
Kekuatan barisan depan Arema FC dipastikan berkurang menjelang rangkaian program pramusim kompetisi Liga 1 2022-2023.
Situasi itu terjadi menyusul cedera yang dialami Kushedya Hari Yudo. Striker berusia 28 tahun itu kembali dihantam cedera saat mengikuti sesi latihan.
Cedera Kushedya Hari Yudo dikonfirmasi dokter tim Arema FC, Nanang Tri Wahyudi. Sang pemain bahkan memerlukan penanganan medis yang lebih besar.
Pasalnya, cedera yang dialami mantan striker PSS Sleman itu merupakan kambuhan saat melakoni seri kelima Liga 1 2021-2022 di Bali beberapa waktu lalu.
"Iya, Yudo cedera lagi. Masih di titik yang sama. Harus cepat ditangani kalau tidak, penyembuhannya semakin mundur," ujar Nanang Tri Wahyudi.