Awas Marselino, Rekam Jejak Suram Pesepak Bola Tanah Air saat Trial di Eropa dan Amerika
INDOSPORT.COM – Bintang muda Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan, harus waspada saat trial di Belgia, seiring banyaknya pesepak bola Tanah Air banyak gagal trial di luar negeri.
Pendukung Timnas Indonesia dan penikmat sepak bola Tanah Air tengah bersukacita seiring kabar Marselino bakal berkiprah di luar negeri.
Hal ini tak lepas dari kabar yang beredar dalam beberapa hari ke belakang, di mana pemain berusia 18 tahun itu dirumorkan akan melanjutkan kariernya ke Belgia.
Bahkan Persebaya Surabaya selaku tim yang menaunginya pun telah memberikan restu dan melepasnya untuk terbang ke Eropa.
Dilaporkan, Marselino akan menjalani trial bersama salah satu tim papan atas Belgia, yakni KAA Gent, dalam keberangkatannya ke Eropa tersebut.
Di KAA Gent nanti, Marselino Ferdinan akan melakoni trial untuk menembus tim akademinya, yakni Jong KAA Gent yang berkiprah di kasta ketiga Liga Belgia.
Banyak yang meyakini bahwa Marselino akan melewati trial tersebut dan akan direkrut untuk meneruskan kariernya di Eropa.
Apalagi jika melihat sepak terjang Marselino yang berstatus salah satu dari 60 pemain muda terbaik versi media Inggris, yakni The Guardian.
Lalu, Marselino pun telah membuktikan kapasitasnya di level senior dengan berkontribusi besar terhadap Persebaya dan Timnas Indonesia.
Terlepas dari kiprahnya itu, Marselino Ferdinan tetap harus waspada. Pasalnya, banyak pemain Indonesia yang justru punya riwayat suram saat melakoni trial di luar negeri seperti Eropa dan Amerika Serikat. Siapa saja?
1. Gagal di Spanyol
1. Evan Dimas
Sebelum Marselino, Indonesia pernah punya bakat muda pada diri Evan Dimas Darmono yang tampil menjanjikan di tim U-19 di kancah Asia.
Karena kemampuannya dulu, pemain yang kini membela Arema FC ini disebut sebagai jelmaan Andres Iniesta yang merupakan legenda Spanyol dan Barcelona.
Kiprahnya di level kelompok umur lantas membuat Evan Dimas berkesempatan melakoni trial di Spanyol, kala Timnas Indonesia U-19 melakoni tur ke negeri Matador.
Evan Dimas tercatat dua kali trial di dua klub berbeda di Spanyol. Pertama bersama UE Llagostera di mana ia datang tanpa persiapan apapun dan dalam kondisi tidak fit, sehingga gagal dikontrak.
Lalu, ia pun berkesempatan trial di Espanyol B. Lagi-lagi Evan Dimas tak mendapatkan kontrak dari tim yang merupakan rival sekota Barelona itu.
2. Alta Ballah
Saat ini, Indonesia juga punya bakat muda lainnya selain Marselino Ferdinan pada diri rekan setimnya di Persebaya Surabaya, Alta Ballah.
Alta Ballah merupakan pemain keturunan dan putra dari Anthony Jomah Ballah. Pemain yang kini berusia 22 tahun itu berposisi sebagai bek kiri.
Kiprahnya saat muda membuat Alta Ballah sempat mendapat tawaran untuk melakoni trial di Spanyol. Tak tanggung-tanggung, ada tiga klub yang jadi tempatnya melakoni trial.
Ketiga klub itu adalah Real Murcia, Alicante, dan terakhir Valencia. Sayangnya, trialnya di tiga klub itu tak memberikan hasil, sehingga ia pulang ke Indonesia.
Kini, Alta Ballah sempat mendapatkan kesempatan trial lagi di Spanyol, tepatnya bersama tim kasta keempat, CD Llotense. Namun, ia memutuskan tetap bertahan di Persebaya.
2. Gagal di Negara Lainnya
3. Osvaldo Haay
Osvaldo Haay dulunya juga merupakan bakat muda Indonesia yang diyakini akan menjadi andalan di lini serang tim Merah Putih di masa mendatang.
Pamornya saat muda membuat Osvaldo Haay sempat mendapat undangan melakoni trial di Spanyol, bersama tim CD Numancia.
Singkat kata, eks pemain terbaik Liga 1 2018 itu pun kemudian terbang ke Spanyol untuk melakoni trial di UD Numancia yang bermain di Segunda Division pada 2019.
Akan tetapi, selama melakoni trial di bulan Februari 2019 itu, Osvaldo Haay dianggap gagal, sehingga ia memutuskan kembali ke Indonesia.
Selepas trial itu, pemain yang kini telah berusia 24 tahun tersebut bermain di Liga 1 dengan sempat berseragam Persebaya Surabaya dan kini membela Persija Jakarta.
4. Andik Vermansah
Di era 2000 an, Indonesia punya bakat muda pada diri Andik Vermansah. Namanya melejit karena kecepatan yang dimilikinya.
Bahkan, namanya pun menjadi perbincangan setelah membuat pemain sekelas David Beckham kewalahan hingga melakukan pelanggaran keras terhadapnya.
Karenanya, pemain yang kini membela Bhayangkara FC ini berkesempatan terbang ke Amerika Serikat untuk melakoni trial di klub DC United.
Kala itu, DC United merupakan klub milik Erick Thohir. Andik pun mendapat kesempatan dan mampu mempesona tim kepelatihan klub tersebut karena kemampuannya.
Sayangnya, trial ini tak berujung pada pemberian kontrak. Pelatih DC United kala itu merasa Andik belum punya fisik yang terbilang kuat untuk bermain di pentas Amerika Serikat.